Sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) biasanya para pengusaha langsung berhubungan dengan Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro) dari pengajuan dokumen utama, audit kecukupan, sama penjadwalan audit. Tetapi sejak 2025 semua pengajuan SNI harus melalui system kementrian Perindustrian yang Bernama Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas).

Sistem ini dirancang untuk memperketat proses administrasi, oleh karena itu banyak perusahaan yang mengalami rollback atau pengembalian permohonan akibat ketidaksesuaian data dan dokumen. Akibatnya, proses sertifikasi menjadi lebih lama, biaya operasional meningkat, dan jadwal pemasaran produk dapat tertunda.

Lalu apa yang dapat dilakukan perusahaan untuk mengajukan Sertifikasi SNI melalui SIINas secara lebih efisien dan meminimalkan risiko rollback.

Mengapa Pengajuan SNI Sering Mengalami Rollback?

Sebelum memahami cara menghindarinya, penting untuk mengetahui penyebab umum terjadinya rollback dalam proses pengajuan.

Beberapa penyebab yang sering ditemukan antara lain:

Sebagian besar rollback sebenarnya dapat dicegah melalui persiapan dokumen dan verifikasi data sebelum pengajuan dilakukan.

1. Pastikan Data Perusahaan Selalu Terbarui

Langkah pertama yang sering diabaikan adalah memastikan data perusahaan yang tercantum dalam SIINas sesuai dengan dokumen legal terbaru.

Periksa kembali:

Perubahan data perusahaan yang belum diperbarui dapat menyebabkan ketidaksesuaian saat proses verifikasi dilakukan oleh petugas.

2. Siapkan Dokumen Pendukung Secara Lengkap

Sebelum memulai pengajuan, buatlah checklist dokumen yang diperlukan.

Umumnya dokumen yang perlu dipersiapkan meliputi:

Pastikan seluruh dokumen dapat dibaca dengan jelas dan menggunakan format file yang sesuai dengan ketentuan sistem.

3. Periksa Konsistensi Data Produk

Salah satu penyebab terbesar rollback adalah ketidaksesuaian data produk.

Sebelum mengunggah dokumen, pastikan informasi berikut konsisten pada seluruh dokumen:

Sebagai contoh, apabila tipe produk pada laporan uji berbeda dengan tipe yang dicantumkan dalam formulir pengajuan, maka petugas verifikasi dapat meminta perbaikan atau mengembalikan permohonan. Harus di ingat juga bahwa setiap produk mempunyai ketentuan nya masing – masing dalam cara mengisi data produk, oleh karena itu kita harus melihat lagi peraturan yang terkait dengan produk nya.

4. Gunakan Penamaan Dokumen yang Sistematis

Meskipun terlihat sederhana, penamaan file yang rapi dapat membantu proses pemeriksaan dokumen.

Contoh:

Dokumen yang tersusun dengan baik memudahkan proses verifikasi dan mengurangi risiko kesalahan administrasi.

5. Lakukan Pemeriksaan Internal Sebelum Submit

Sebelum menekan tombol submit, lakukan pemeriksaan internal menggunakan prinsip “empat mata” (four-eyes principle).

Mintalah rekan kerja atau tim lain untuk memeriksa kembali:

Langkah sederhana ini sering kali mampu menemukan kesalahan yang terlewat oleh pemohon.

6. Pahami Persyaratan Khusus Setiap Ruang Lingkup SNI

Setiap produk memiliki persyaratan yang berbeda.

Sebagai contoh:

Masing-masing dapat memiliki persyaratan teknis, laporan uji, maupun dokumen pendukung yang berbeda.

Oleh karena itu, penting untuk mempelajari regulasi yang berlaku sebelum memulai proses pengajuan.

Manfaat Meminimalkan Rollback

Dengan mengurangi jumlah rollback, perusahaan dapat memperoleh berbagai keuntungan, antara lain:

Kesimpulan

Pengajuan Sertifikasi SNI melalui SIINas dapat berjalan lebih cepat dan efisien apabila perusahaan melakukan persiapan yang matang sebelum mengajukan permohonan. Kelengkapan dokumen, konsistensi data, serta pemahaman terhadap persyaratan teknis menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan proses verifikasi.

Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, perusahaan dapat meminimalkan risiko rollback, mempercepat proses sertifikasi, dan memastikan produk siap memasuki pasar sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan.

Selama ini, GSA telah membantu mengajukan puluhan sertifikasi SNI melalui SIINas untuk berbagai jenis produk dan industri. Dari pengalaman tersebut, banyak pengajuan yang dapat berjalan lancar tanpa mengalami rollback hingga proses berlanjut ke tahap Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro).

Meskipun kami tidak dapat menjamin bahwa setiap pengajuan SNI akan sepenuhnya bebas dari rollback, persiapan dokumen yang lengkap, akurat, dan sesuai persyaratan terbukti dapat meminimalkan risiko pengembalian berkas serta mempercepat proses verifikasi.

Jika Anda sedang mengajukan Sertifikasi SNI dan mengalami rollback berulang kali, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tim GSA. Kami siap membantu melakukan review dokumen, memberikan pendampingan proses pengajuan melalui SIINas, hingga memastikan pengajuan Anda dapat diteruskan ke LSPro. Bahkan, kami juga dapat mendampingi proses sertifikasi hingga terbitnya SPPT SNI.

Hubungi tim GSA untuk mendapatkan konsultasi dan solusi yang tepat sesuai kebutuhan sertifikasi produk Anda.

Perusahaan anda membutuhkan jasa pembuatan NIB Jakarta? kami adalah solusinya, karena Global Service Agensi Merupakan Konsultan Bisnis yang profesional dalam pengurusan NIB (Nomor Induk Berusaha). lokasi kami sekitar jakarta, jika ingin menghubungi kami bisa menghubungi kami atau datang langsung ke lokasi kami. Jangan Ragu untuk menghubungi kami di sini.

Semenjak berlakunya online single submission( OSS) pada Juli 2018 kemudian, pelakon usaha kian kerap mendengar sebutan NIB alias nomor induk berusaha. Sebutan itu jadi berarti untuk pelakon usaha yang baru ingin mendirikan badan usaha ataupun untuk badan usaha yang telah berdiri tadinya. Apa sesungguhnya NIB serta gimana metode mendapatkannya? Ikuti ulasannya berikut ini.

Apa itu Nomor Induk Berusaha? Nomor Induk Berusaha yang berikutnya disingkat NIB merupakan bukti diri pelakon usaha yang diterbitkan oleh Lembaga OSS sesudah pelakon usaha melaksanakan registrasi. Tidak hanya bagaikan bukti diri pelakon usaha, NIB pula sekalian berlaku selaku Tanda Daftar Industri( TDP), Angka Pengenal Impor( API) bila pelakon usaha melaksanakan aktivitas ekspor, serta Akses Kepabeanan bila pelakon usaha hendak melaksanakan aktivitas ekspor serta/ ataupun impor. Perihal tersebut diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik.

NIB berupa atas 13( 3 belas) digit angka acak yang diberi pengaman serta diiringi dengan Ciri Tangan Elektronik selaku identitas berusaha serta digunakan oleh pelakon usaha buat memperoleh Izin Usaha serta Izin Komersial ataupun Operasional tercantum buat pemenuhan persyaratan Izin Usaha serta Izin Komersial ataupun Operasional. Pelakon usaha yang sudah memperoleh NIB sekalian terdaftar bagaikan partisipan jaminan sosial kesehatan serta jaminan sosial ketenagakerjaan. Bila pelakon usaha hendak mempekerjakan tenaga kerja asing, pelakon usaha wajib mengajukan pengesahan rencana pemakaian tenaga kerja asing( RPTKA). NIB harus dipunyai pelakon usaha yang mau mengurus perizinan berusaha lewat OSS, baik usaha baru ataupun usaha yang telah berdiri saat sebelum operasionalisasi OSS

Berapa lama jangka waktu berlakunya NIB? NIB berlaku sepanjang pelakon usaha melaksanakan usaha serta/ ataupun kegiatannya cocok dengan syarat peraturan perundang- undangan. NIB dicabut serta dinyatakan tidak berlaku lagi oleh Lembaga OSS dalam perihal: Pelakon Usaha melaksanakan usaha serta/ ataupun aktivitas yang tidak cocok dengan NIB; serta/ ataupun dinyatakan batal ataupun tidak sah bersumber pada vonis pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Jika anda bingung dan gampang dalam mengurus NIB, Hubungi kami segera, kami akan membantu anda dalam pembuatan Nomor induk berusahan dengan mudah, efesien, dan profesional

Hubungi Untuk Pertanyaan


Hubungi Kami