Bagi anda pengusaha yang ingin mengimpor barang, anda perlu mengetahui cara mengimpor dan izin apa saja, termasuk izin NIK dan API, sebelum anda mengimpor barang baiknya anda mengetahui terkait perizinan impor.
Ekonomi masa kini turut berubah seiring globalisasi. Namun, kegiatan Ekspor-Impor adalah salah satu kegiatan bisnis yang paling marak dilakukan sampai sekarang. Bagi pebisnis, impor adalah salah satu sektor bisnis yang menjanjikan. Indonesia mengatur kegiatan impor dengan memberikan sertifikasi khusus bagi perusahaan yang ingin melakukan bisnis Impor. Izin tersebut adalah API (Angka Pengenal Impor) dan NIK (Nomor Identitas Kepabeanan)
Apa itu NIK dan API
NIK adalah nomor identitas yang diberikan oleh Dirjen Bea-Cukai kepada importir yang melakukan registrasi untuk mengakses atau berhubungan dengan sistem kepabeanan. Setiap orang atau badan usaha (perusahaan) yang akan memasukkan barangnya ke daerah pabean Indonesia (baca: impor) wajib terlebih dahulu melakukan registrasi importir kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk mendapatkan N.I.K.
NIK diperoleh setelah melakukan registrasi importir kepada Direktorat Jendaral Beadan Cukai melalui Direktur Informasi Kepabeanan dan Cukai. Masa pengerjaan dokumen tersebut paling lama adalah sekitar 30 hari. Direktur Informasi Kepabeanan dan Cukai atas nama Direktur Jendral Bea dan Cukai akan menerbitkan Surat Pemberitahun Pabean (SPR) yang berisi N.I.K
Registasi importir kepada Direktorat Jendaral Bea dan Cukai dilakukan setelah mendapatkan Angka Pengenal Importir (API) dari Kementerian Perdagangan. NIK yang telah didapat oleh importir dapat diblokir dan dicabut oleh Direktur Bea dan Cukai. NIK dapat diblokir dan dicabut apabila pemilik izin melanggar peraturan Bea dan Cukai yang tertera dalam dasar hukum NIK.
Jenis API
Izin API terbagi dua yaitu API-P dan API-U. API-U (Umum) diberikan kepada perusahaan yang melakukan impor barang tertentu untuk tujuan diperdagangkan. Sedangkan API-P (Produsen) diberikan kepada perusahaan yang mengimpor barang untuk digunakan sendiri sebagai bahan baku, barang modal, bahan penolong, serta bahan untuk mendukung proses produksi. Barang yang diimpor dilarang untuk diperdagangkan atau dipindahtangankan kepada pihak lain.
sumber : izin.co. id/indonesia-business-tips/2018/02/02/memperluas-peluang-bisnis-dengan-izin-impor/
Bagi anda ingin mengurus perizinan impor, silahkan hubungi konsultan bisnis kami, kami akan menjawab segala pertanyaan anda terkait perizinan impor, jangan ragu segera hubungi team ahli kami.
Industri makanan dan minuman (Mamin) merupakan salah satu sektor manufaktur andalan yang selama ini memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional.
Adapun Industri sektor Mamin dikategorikan strategis lantaran menjadi penyedia pangan bagi masyarakat luas.
Melalui peran pentingnya tersebut, industri mamin tetap dapat menjalankan aktivitas produksinya, meskipun di tengah tantangan dampak pandemi Covid-19. Oleh karena itu, untuk mencegah penularan kasus baru, penerapan protokol kesehatan harus tetap dijalankan secara ketat.
“Berangkat dari kebutuhan tersebut, Balai Besar Industri Agro (BBIA) Kemenperin telah menyusun buku yang bertajuk Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Industri Pangan. Tujuannya agar bisa menjadi panduan bagi industri pangan dalam melaksanakan aktivitas produksinya,” kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Doddy Rahadi beberapa waktu lalu.
Kepala BPPI menerankan, dalam era adaptasi kebiasaan baru (AKB) saat ini, tantangan terbesar bagi sektor industri adalah penerapan protokol kesehatan yang ketat untuk mencegah penularan kasus baru Covid-19.
Tentunya dengan menjalankan protokol kesehatan di lingkungan pabrik dan lingkungan tempat tinggal pegawai, diharapkan industri dapat tetap beroperasi sehingga mampu tumbuh sesuai prediksi.
sumber : https://www.nusantaratv.com/ekonomi/industri/susunan-pedoman-adaptasi-new-normal-industri-pangan
Pada kondisi pandemi covid-19 ini masyarakat harus menerapkan protokal kesehatan seperti sosial distancing, cuci tangan dengan sabun hingga menggunakan masker. Masker berperan penting pada kondisi seperti ini sebagai sarana “pertahanan” dari virus corona. Salah satu perannya adalah menghalangi percikan droplet sehingga tidak mengenai area sebagian wajah.
Droplet adalah cairan atau cipratan liur yang dikeluarkan seseorang dari hidung atau mulut saat bersin, batuk, bahkan berbicara. Droplet juga bisa dihasilkan melalui prosedur medis yang menghasilkan aerosol.
Dilansir dari kontan, Berikut ini klasifikasi masker berdasarkan panduan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)
- Masker Kain
Masker kain dapat digunakan untuk mencegah penularan sekaligus mengantisipasi kelangkaan masker yang terjadi di pasar seperto apotek dan toko-toko kesehatan. Masker kain yang dibuat perlu memiliki 3 (tiga) lapisan yaitu lapisan non-anyaman tahan air (depan), microfibre melt-blown kain non-anyaman (tengah), dan kain biasa non-tenunan (belakang). Masker kain perlu dicuci dan dapat dipakai berkali-kali. Bahan yang digunakan untuk masker kain berupa bahan kain katun, scarf, dan sebagainya.
Penggunaan masker kain dapat dipergunakan untuk:
- Bagi masyarakat umum dalam keadaan sehat
Masker jenis ini bisa digunakan ketika berada di tempat umum dan fasilitas lainnya dengan tetap menjaga jarak aman yakni 1-2 meter. Namun, jika masyarakat memiliki kegiatan yang tergolong berbahaya (misalnya, penanganan jenazah Covid-19, dan sebagainya) maka tidak disarankan menggunakan masker kain tapi harus menggunakan masker jenis lain dan APD pendukung.
- Bagi tenaga medis
Masker kain tidak direkomendasikan sebagai APD (Alat Pelindung Diri) untuk tingkat keparahan tinggi karena sekitar 40%-90% partikel dapat menembus masker kain bagi tenaga medis. Masker kain hanya boleh digunakan sebagai opsi terakhir jika masker bedah atau masker N95 tidak tersedia lagi.
Meskipun demikian penggunaan masker kain oleh tenaga medis idealnya perlu dikombinasikan dengan pelindung wajah yang menutupi seluruh bagian depan dan sisi wajah.
2. Maker Bedah 2 Ply atau memiliki nama lain Surgical Mask 2 Ply.
Masker bedah 2 Ply alias urgical Mask 2 Ply ini, hanya terdiri dari 2 lapisan (layers) yaitu lapisan luar dan lapisan dalam tanpa lapisan tengah yang berfungsi sebagai filter.
Karena tidak memiliki lapisan filter pada bagian tengah diantara lapisan luar kedap air dan dalam yang langsung kontak dengan kulit, maka tipe masker ini kurang efektif untuk menyaring droplet atau percikan yang keluar dari mulut dan hidug pemakai ketika batuk atau bersin.
Dengan begitu, masker jenis ini hanya direkomendasikan untuk pemakaian masyarakat sehari-hari yang tidak menunjukan gejala-gejala flu atau influenza yang disertai dengan batuk, bersin-bersin, hidung berair, demam, nyeri tenggorokan. Karena mudah tembus jensi masker ini tidak direkomendasikan untuk dipakai oleh tenaga medis di fasilitas layanan kesehatan, apalagi mengani pasien yang terpapar virus corona Covid-19.
3. Masker Bedah 3 Ply atau Surgical Mask 3 Ply
Masker Bedah memiliki tiga lapisan (layers) yaitu lapisan luar kain tanpa anyaman kedap air, lapisan dalam yang merupakan lapisan filter densitas tinggi dan lapisan dalam yang menempel langsung dengan kulit yang berfungsi sebagai penyerap cairan berukuran besar yang keluar dari pemakai ketika batuk maupun bersin.
Global Servis Agensi merupakan konsultan bisnis yang berpengalaman kami siap mendukung perusahaan bapak dan ibu dalam menciptakan sistem manajemen ISO dengan pendekatan yang sistematis mudah dengan tujuan bagaimana sistem ISO tersebut bisa bermanfaat bagi Pertumbuhan perusahaan
Mendapatkan Sertifikat ISO 9001:2015 bukanlah tujuan akhir, melainkan langkah awal demi meningkatkan kinerja perusahaan dengan mengimplementasikan persyaratannya secara konsisten dan berkesinambungan.
APASIH KEGUNAAN ISO DALAM SUATU PERUSAHAAN?
- Meningkatkan citra perusahaan
- Meningkatkan kinerja lingkungan perusahaan
- Meningkatkan efisiensi kegiatan
- Memperbaiki manajemen organisasi dengan menerapkan perencanaan, pelaksanaan, pengukuran dan tindakan perbaikan (plan, do, check, act)
- Meningkatkan penataan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan dalam hal pengelolaan lingkungan
- Mengurangi risiko usaha
- Meningkatkan daya saing
- Meningkatkan komunikasi internal dan hubungan baik dengan berbagai pihak yang berkepentingan
- Mendapat kepercayaan dari konsumen/mitra kerja/pemodal
LALU BAGIAMANA CARA MENDAPATKAN ISO 9001?
Ada dua syarat untuk mendapatkan sertifikat ISO 9001:
- Telah menerapkan sistem manajemen mutu IS0 9001:2015 sekurang-kurangnya tiga bulan.
- lulus audit sertifikasi
Masih BIngung mendapatkan Sertifikat ISO 9001 ?
Silahkan Hubungi Team Ahli kami terkati pengurusan ISO 900:2015
7 Prinsip Manajemen Mutu ISO 9001:2015
Prinsip Manajemen dalam kaitannya dengan Sistem Manajemen Mutu tertuang dalam ISO 9001. Arti prinsip sendiri merupakan suatu kebenaran umum maupun individu yang dijadikan seseorang atau kelompok sebagai pedoman dalam berpikir dan bertindak.
Begitu juga halnya Prinsip Manajemen Mutu dalam ISO 9001 tahun 2015, yang menjadi pedoman bagi siapa saja yang menerapkannya. Berbeda dengan ISO 9001:2008 yang memiliki 8 Prinsip Mutu, pada ISO 9001:2015 hanya terdapat 7 Prinsip Manajemen Mutu.
Untuk lebih jelasnya, mari kita bahas satu per satu, apa saja pengertian dari 7 Prinsip Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015.
1. Customer Focus
Fokus Customer adalah prioritas utama dari Sistem Manajemen Mutu. Bentuk aplikasinya adalah dengan memberikan semua kebutuhan yang melebihi harapan Customer untuk ketercapaian kepuasan pelanggan. Sehingga keberlangsungan hidup perusahaan akan terjamin dalam jangka waktu yang panjang.
2. Leadership
Setiap pimpinan yang ada di perusahaan memiliki peran sebagai pelatih yang memiliki target sesuai sasaran perusahaan melalui pemberdayaan karyawan, pembuat keputusan berdasarkan data dan fakta (decision maker) serta membuat standard sistem manajemen perusahaan yang diwariskan untuk genarasi berikutnya.
3. Engagement of People
Menciptakan dan memberikan nilai lebih kepada Customer akan lebih mudah bila didukung oleh personal yang kompeten, mampu diberdayakan dan terlibat di semua tingkatan di seluruh Perusahaan. Bentuk aplikasinya adalah dengan mempromosikan pendekatan proses dan pentingnya kontribusi setiap tingkatan di Perusahaan.
4. Process Approach
Sistem manajemen mutu yang telah ditetapkan di perusahaan bukan dibuat berdasarkan pendekatan departemen, akan tetapi berdasarkan proses murni yang ada di perusahaan dengan melibatkan seluruh pihak yang terkait.
5. Improvement
Perusahaan yang sukses dan mampu bertahan dalam persaingan adalah Perusahaan yang fokus dalam improvement (peningkatan). Bentuk aplikasinya adalah dengan selalu melakukan perubahan melalui peningakatan berkelanjutan baik internal dan eksternal yang disesuaikan dengan iklim perubahan terkini. Sehingga perusahaan akan selalu siap menghadapi persaingan dengan para kompetitor.
6. Evidence Based Decision Making
Membuat keputusan berdasarkan data dan fakta. Bentuk aplikasinya adalah setiap menetapkan kesimpulan dari sebuah permasalahan ditetapkan berdasarkan analisis fakta dan data yang diperoleh selama melakukan analisa. Sehingga keputusan yang diambil akan menghasilkan keputusan yang produktif dan tepat sasaran.
7. Relationship Management
Untuk mempertahankan kesuksesan Perusahaan harus mengelola hubungannya dengan pihak-pihak yang berkepentingan (interested parties) diantaranya adalah para pemasoknya, mitra kerja, karyawan, pemerintah, masyarakat, dll.
Hubungi Untuk Pertanyaan
Jasa Sertifikasi ISO 9001:2015, Sertifikat ISO 9001 tahun 2015, Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 tahun 2015, Perpanjangan Sertifikasi ISO 9001:2015, Pelatihan iso 9001 tahun 2015, Harga Sertifikasi ISO 9001:2015, Langkah Sertifikasi ISO 9001:2015, Konsultan Sertifikasi ISO 9001:2015, Persiapan Sertifikasi ISO 9001:2015, Pelatihan Sertifikasi ISO 9001:2015, Pendaftaran Sertifikasi ISO 9001:2015, Prosedur Sertifikasi ISO 9001:2015, Tahapan Proses Sertifikasi ISO 9001:2015, persyaratan iso 9001 tahun 2015. Jasa ISO Jakarta, Jasa ISO Tangerang, Jasa JABODETABEK, Jasa ISO Bogor, Jasa ISO medan, Jasa ISO surabaya, Jasa ISO bandung, Jasa ISO kalimantan, Jasa ISO sumatra, Jasa ISO jawa, Jasa ISO depok, Jasa ISO bekasi, Jasa ISO semarang, Jasa ISO, sulawesi, Jasa ISO terdekat, Jasa ISO murah, Jasa ISO termurah, Jasa ISO terbaik,
Menperin – Menteri Perindustrian bapak Agus Gumiwang Kartasasmita yakin, industri manufaktur nasional akan mulai bangkit pada kuartal III-2020, setelah terkontraksi 5,74% kuartal II, lebih buruk dari penurunan produk domestik bruto (PDB) sebesar 5,32%. Ada tiga sektor industri, yakni farmasi, alat kesehatan, serta makanan dan minuman (mamin) akan menopang pertumbuhan manufaktur kuartal III tahun ini. Rasa keyakinan itu didasari stimulus yang diberikan pemerintah kepada industri manufaktur dan membaiknya indeks manajer pembelian (purchasing managers’ index/PMI) dalam tuga bulan terakhir. Menperin menerangkan, sektor industri masih memberikan kontribusi terbesar terhadap struktur PDB kuartal II-2020, sebesar 19,87%. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan terus melakukan berbagai upaya strategis agar industri manufaktur tetap berproduksi dan berdaya saing di tengah pandemi Covid-19. Contohnya, memberikan fleksibilitas bagi dunia usaha untuk beroperasi. “Saya amat yakin kuartal III industri akan rebound. Apalagi, pemerintah telah banyak mengeluarkan banyak stimulus kepada pelaku industri, termasuk sektor industri kecil menengah (IKM) untuk menggairahkan kembali kinerja mereka,” ujar Agus di Jakarta, Jumat (7/8).
Menperin menjelaskan, pihaknya telah mengusulkan penghapusan biaya minimum listrik 40 jam nyala bagi industri. Khusus untuk sektor industri, Kemenperin sedang menyiapkan stimulus khusus modal kerja yang dapat dinikmati oleh sektor industri, termasuk bagi pelaku IKM. Agus mengatakan, Kemenperin terus memantau dan mendorong semaksimal mungkin agar sejumlah stimulus yang diberikan pemerintah ke sektor industri dapat segera terealisasi dan terasa manfaatnya. Salah satu bentuk dukungan yang telah diberikan agar dunia usaha bisa beroperasi di tengah pandemi adalah dengan penerbitan Izin Operasional Mobilitas dan Kegiatan Industri (IOMKI) awal kuartal II-2020. Penerbitan IOMKI diharapkan dapat membantu perekonomian Indonesia tidak turun terlalu dalam. Agus menyatakan, pihaknya akan terus menjaga momentum peningkatan indeks PMI nasional agar bisa kembali menembus level 50 pada kuartal III-2020. Merujuk hasil survey yang dirilis IHS Markit, PMI manufaktur Indonesia pada Juli 2020 berada di level 46,9 atau naik dibandingkan bulan sebelumnya dengan 39,1 poin. Peningkatan ini juga menunjukkan peningkatan kepercayaan bisnis terhadap kon disi pasar yang lebih normal. “Peningkatan PMI Indonesia pada kuartal III-2020 akan bergantung pada sektor manufaktur yang utilitasinya meningkat signifikan, yakni sektor-sektor yang memiliki permintaan domestic tinggi, seperti industri farmasi, alat kesehatan, serta makanan dan minuman,” ungkap Agus. Guna meningkatkan daya saing sektor industri, Agus menambahkan, pemerintah akan mengintegrasikan peta jalan substitusi impor sebesar 35% pada 2022, dengan implementasi program prioritas pada peta jalan Making Indonesia 4.0. Sebab, penggunaan teknologi dapat menurunkan biaya operasional dan meningkatkan produktivitas. Menperin menargetkan utilisasi mannufaktur terus naik ke kisaran 60% pada akhir 2020, sehingga bisa kembali ke kondisi sebelum pandemi di kisaran 75% pada akhir 2021. “Selain pengurangan impor, strategi lainnya adalah peningkatan utilisasi produksi seluruh sektor manufaktur yang anjlok ke level 40% pada awal masa pandemi,” ucap dia. Sesuai Prediksi Sementara itu, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Hubungan Internasional Shinta W. Kamdani menerangkan, realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal II-2020 sesuai prediksi Kadin. Salah satu penyebabnya adalah pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa wilayah untuk menekan penyebaran Covid-19. Ini membuat aktivitas ekonomi menciut. “Jadi, yang sekarang kita mesti perhatikan adalah kuartal III. Kami melihat susah ekonomi kembali positif. Ini memerlukan usaha yang luar biasa, tetapi saya tak bilang ini mustahil. Kadin memperkirakan kuartal III-2020, ekonomi turun 2%, membaik dari kuartal II,” ujar dia kepada Investor Daily. Shinta menegaskan, stimulus dari pemerintah melalui progam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) harus segera direalisasikan. Sebab, penyerapannya masih sangat rendah. Sampai akhir Juli 2020, realisasi anggaran penanganan Covid-19 yang mencakup jaminan sosial bagi masyarakat terdampak dan sektor usaha baru mencapai 20% dari total Rp 695 triliun. Dia menilai, walau aktivitas ekonomi sudah kembali setelah pelonggaran PSBB, pemulihan membutuhkan peningkatan permintaan, terutama dari dalam negeri yang bisa dikontrol oleh pemerintah. “Konsumsi rumah tangga yang konstribusinya sekitar 17% bisa dibantu oleh stimulus, apakah itu dari bansos atau PKH. Bantuan-bantuan ini dibutuhkan masyarakat untuk bisa meningkatkan daya beli, bukan cuma menengah ke bawah, tetapi juga untuk menengah atas,” ucap Shinta.
sumber : https://investor.id/business/menperin-industri-akan-bangkit-kuartal-iii